CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 29 Februari 2012

Dear You

Penulis: Moammar Emka
Penyunting: Christian Simamora
Penerbit: Gagas Media
Tahun: November 2011 
Hlm: 392
ISBN: 9789797805289


Review:


Pertama buka buku ini, mata langsung terpaku pada kartu cinta yang cantik. Kartu cinta pertama yang saya buka tertulis kata-kata, "Dear you, Cinta memang sederhana. Tapi aku memilih luar biasa memaknai jatuhnya; jatuh cinta kepadamu."


Aaaw, so sweet. *meleleh*



Kemudian saya membuka halaman pertama dan mulai membaca. Buku ini bukan novel deh dan saya tidak yakin buku ini masuk kategori novel. Ini buku cinta. Buku tentang cinta. Bukan buku yang bercerita mengenai kisah cinta, tapi tentang cinta. Duh, susah jelasinnya. 


Buku ini bukan rangkaian kisah, melainkan kumpulan kalimat-kalimat cinta. Diksinya indah, sangat puitis. Setiap kalimat memiliki nomor dan diurutkan sesuai dengan tema tertentu kemudian dikumpulkan dalam satu bab. Walaupun begitu, setiap babnya mampu bercerita tentang kisah cinta. 

Penulis seperti sedang sakit, terserang virus cintalovesickdan seakan kesetanan ia menulis, karena menulis adalah terapi. Membuat pembaca simpati.


13. Cinta adalah keberanian. Dan maaf aku belum mampu untuk mewujudkannya.~p.5


Setiap nomor kalimatnya berpotensi besar untuk dijadikan sms cinta kepada kekasih. Sempat terpikir kalau ini buku gombal. Tapi jenis gombal romantis, bukan gombal jayus murahan sih kalau saya boleh bilang. Kalau dikirim atau diutarakan pada waktu yangtepat bisa membuat pasangan manapun jadi terancam masuk ke hubungan batin yang lebih dalam! (Terlarang buat pasangan yang cuma main-main)



90. Dulu, ada satu keajaiban yang membangunkanku dari ruang hampa, dan itu kamu. Dan aku percaya, akan ada keajaiban kedua. Siapa lagi kalau bukan kamu lagi.~p.159


Buku Dear You oleh Moammar Emka ini harus dibaca perlahan. Setiap kalimatnya wajib diresapi satu persatu. Karena nikmatnya ada disitu. Buku ini terlalu romantis. Sampai nggak kuat bacanya. Setiap kalimatnya terlalu kuat, sederhana tapi sarat makna, terasa sekali emosinya. Dan terkadang saat suasana hati lagi skeptis, tanpa sadar langsung mencibir, "Hm, dasar gombal banget!" melempar buku, lalu mendiamkannya.  (haha)


Saya suka sekali ilustrasi disetiap halaman. Nyaris tidak ada halaman tanpa ilustrasi gambar-gambar indah. Tahu sendiri kan gagas memang paling oke kalau sudah menyangkut ilustrasi cover. Coba kalau halamannya memakai jenis kertas untuk majalah dan buku ini dicetak berwarna, dijamin pasti akan lebih spesial lagi.

73. Jika saja hati itu seperti buku terbuka, betapa indahnya membaca dan menuliskan cinta, untukmu.~p.316



Dear you, buku cinta yang sarat emosi pahit manis cinta. Cocok dijadikan kado manis untuk kekasih yang sedang dimabuk cinta. Dari lelaki pecinta kepada wanita tercinta. Karena buku ini buku yang bercerita tentang cinta. 


PS: Dan terima kasih kepada Stefani, karena memberikan saya kesempatan untuk membaca cinta, sebagai hadiah giveaway Bookie-Looker yang lalu. Saya anggap ini kado cinta darimu, ya. XD
PS: Di posting dalam rangka Baca Bareng Bulan Februari bersama #BBI

Selasa, 28 Februari 2012

Teaser Tuesdays (28 Feb 2012)

Teaser Tuesdays is a weekly bookish meme, hosted by MizB of Should Be Reading. Anyone can play along! Just do the following:

  • Grab your current read
  • Open to a random page
  • Share two (2) “teaser” sentences from somewhere on that page
  • BE CAREFUL NOT TO INCLUDE SPOILERS! (make sure that what you share doesn’t give too much away! You don’t want to ruin the book for others!)
  • Share the title & author, too, so that other TT participants can add the book to their TBR Lists if they like your teasers!

Teaser for this week: Catching Fire


"My nightmares are usually about losing you. I'm okay once I realize you're here."

~Peeta in "Catching Fire" by Suzanne Colins






I hope you enjoy the reading~

Sabtu, 25 Februari 2012

Freaky Friday

Judul: Freaky Friday
Penulis: Mary Rodgers
Penerbit: Avon Books
Tahun: 2003 (first published on January 1973)
Hlm: 168
ISBN: 0060570105



Review:

Annabel terbangun di pagi hari dalam tubuh Ibunya. Mengingat betapa cantik Ibunya, Annabel terkena euforia sesaat dan bermain-main dengan make-up dan pakaian indah yang tampak memesona jika dipakai oleh tubuh ibunya. Ia bahkan tidak merasa panik ketika mengetahui Annabel masih tetap Annabel dengan tingkah kasar dan keterlaluannya. Tapi, jika Annabel masih tetap Annabel, sedangkan Annabel berada dalam tubuh Ibunya, lalu dimana jiwa Ibunya berada sekarang?

Well, ia tidak terlalu pusing memikirkannya. Yang Annabel syukuri hanyalah ia tidak perlu masuk kelas Miss McGuirk karena ia sama sekali belum mengerjakan papernya. Dan ia bisa menghabiskan waktu bebas melakukan apapun yang ia mau! Yippie! Tapi sungguh, rupanya berada dalam tubuh Ibunya tidak semudah yang ia bayangkan.

Hari itu berlangsung kacau. Annabel harus menyiapkan sarapan pagi untuk semua orang padahal ia tidak bisa memasak. Ia juga harus mencuci pakaian ayahnya tapi malah merusak mesin cucinya. Dengan impulsif ia memecat Mrs. Schmausspembantu rumah tangga merekadi pagi yang sama. Telat hampir satu jam dalam pertemuan orang tua murid. Dan yang paling parah adalah kehilangan Ben, adiknya yang berusia enam tahun!

Saya hampir lupa punya buku ini. Saya bahkan lupa kapan dan dimana tepatnya saya membeli buku ini. Yang saya ingat buku ini sudah lama sekali berada dalam lemari buku. Berhubung saya suka sekali dengan filmnya, saya pikir kurang lebih ceritanya sama, tapi rupanya jauh berbeda lho. Mary Rodgers menceritakan kisah seru yang jauh lebih lucu dibandingkan filmnya.

Bagi yang sudah pernah nonton film yang dibintangi Lindsay Lohan pasti bisa membedakan ceritanya. Yang berbeda dengan novel ini adalah usia Annabel digambarkan masih kecil, 13 tahun, sedangkan adiknya Ben berusia 6 tahun. Kemudian orang tua Annabel lengkap, masih ada ayah disini. Lalu karakter cowok yang ditaksir Annabel yang bernama Borris berusia 14 tahun dan tinggal di lantai atas apartemen mereka.

Selain perbedaan-perbedaan tersebut, inti ceritanya kurang lebih sama. Setelah bertengkar malam sebelumnya, tubuh mereka tertukar. Kemudian porsi Borris (yang jatuh cinta setengah mati pada Annabel dalam tubuh ibunya) disini jauh lebih banyak dibandingkan versi film. Borris diminta menjadi baby-sitter Ben (Sekaligus menyiapkan jamuan masakan untuk tamu Ayahnya, karena Borris pandai memasak) saat Annabel pergi ke pertemuan orang tua murid. 

Hanya saja buku ini bercerita dari PoV Annabel saja. Dan selama 3/4 cerita bergulir, tidak sekalipun Ibunya (dalam tubuh Annabel) muncul. Malah ceritanya Annabel (dengan jiwa ibunya) bolos sekolah lalu menghilang. Jadi Annabel tidak sepenuhnya yakin jiwa mereka tertukar. Melihat betapa normalnya tingkah Annabel pada saat sarapan, ia pikir Annabel masih tetap Annabel, sedangkan jiwa ibunya melayang entah kemana. Tapi semua missing link tadi akan dijelaskan dalam epilog buku ini, tenang saja.

Annabel yang masih kecil benar-benar labil. Yah, maklum saja, dalam usia pre-teen Annabel jadi sering bicara blakblakan dan cenderung impulsif. Ia bahkan membuat para gurunya menangis dalam pertemuan murid dengan komentarnya yang polos dan cerdas. Tapi yang jelas saya menikmati percakapan lucu antara Annabel, Borris, dan para polisi saat ia melaporkan Ben yang menghilang (dengan tuduhan penculikan). Cerita ringan ini selesai dalam sekali duduk, I'd say 3 stars out of 5!~

*Books in English Reading Challenge 2012 February #1

Kamis, 23 Februari 2012

Dimi is Married

Penulis: Retni SB
Penerbit: Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Tahun: Agustus 2011 
Hlm: 384
ISBN: 9789792262773


Review:

Garda seorang pria lajang, tampan, kaya raya, pewaris perusahaan besar, perfect lah pokoknya. Tapi dia juga player nomor satu dan tipe perempuan yang disukainya adalah cewek-cewek cantik, kelas, bak model. Ayahnya yang prihatin melihat pewarisnya masih suka main-main akhirnya menjatuhkan takdir cinta untuknya: Perjodohan.

Garda yang berambisi untuk meraih jabatan Direktur Utama tentu tak mungkin melepas seluruh kerja kerasnya selama ini hanya demi menolak keinginan ayahnya. Maka menikahlah ia dengan Dimi, anak perempuan dari sahabat baik ayahnya. Dimi jauh lebih muda darinya ini jauh dari tipe pacar-pacarnya. Dimi kecil, imut, dan lebih tertarik dengan binatang serta tumbuhan. Tapi Dimi cinta mati pada Garda, terpesona, nyaris memuja. Dan Garda berusaha semampunya untuk membahagiakan Dimi, murni karena perasaan bersalah karena tidak bisa membalas cintanya.

Lalu Donna datang. Model cantik yang baru saja pulang dari Paris ini mulai mendekati Garda lagi. Sayangnya, Dimi akhirnya mengetahui bahwa Donna yang cantik bagai dewi adalah mantan kekasih Garda. Ketika Dimi sadar bahwa Garda tidak pernah membawa Dimi masuk ke kehidupan suaminya yang asli, ia mundur. Perceraian nyaris tidak dapat dihindari. Dimi bertanya-tanya, pernahkah Garda mencintainya?

Retni SB dengan gaya-nya yang khas menulis Dimi is Married dengan cara yang renyah dan karakter yang kuat. Walau kadang lumayan lucu sih liat permainan kata diantara kalimatnya. Tema perjodohan sudah lumayan sering diangkat. Tapi yang menyenangkan dari membaca buku Retni SB ini adalah terasa sekali emosinya. Saat membaca saya larut dalam suasananya, dan saya ikutan merasakan sakit hati Dimi. Chemistry diantara kedua karakter Dimi-Garda juga kuat sekali. Yang jelas buku ini lebih intens dari pada karya-karya Retni SB sebelumnya. Worth 4 stars out of 5.